Identifikasi Makhluk Hidup Beserta Urutan atau Tingkatan Takson pada Sistem Klasifikasi dan Kingdom dalam Biologi Modern

Biologi merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang makhluk hidup dan lingkungannya. Dalam mempelajari makhluk hidup, kita harus mengenal dan memahami tentang sistem klasifikasi dan kingdom dalam biologi modern.

Sistem Klasifikasi dalam Biologi

Sistem klasifikasi dalam biologi adalah suatu cara atau metode untuk mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan karakteristik atau ciri-ciri yang dimiliki. Sistem klasifikasi digunakan untuk mempermudah dalam mengidentifikasi makhluk hidup, serta membantu dalam memahami hubungan kekerabatan antar makhluk hidup.

Salah satu sistem klasifikasi yang paling umum digunakan adalah sistem klasifikasi Linnaeus, yang mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan tingkatannya dalam hierarki taksonomi.

Urutan atau Tingkatan Takson pada Sistem Klasifikasi

Tingkatan takson pada sistem klasifikasi Linnaeus terdiri dari tujuh tingkatan, yaitu kingdom, phylum, class, order, family, genus, dan species. Urutan atau tingkatan takson ini digunakan untuk mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya.

Kingdom merupakan tingkatan takson yang paling tinggi, yang digunakan untuk mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan tingkat kompleksitas selnya. Kingdom terdiri dari lima jenis, yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

Phylum merupakan tingkatan takson di bawah kingdom, yang digunakan untuk mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri morfologi dan anatomi tubuhnya. Contohnya, chordata adalah phylum yang digunakan untuk mengelompokkan semua hewan vertebrata.

Class merupakan tingkatan takson di bawah phylum, yang digunakan untuk mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang lebih spesifik. Contohnya, mamalia adalah class yang digunakan untuk mengelompokkan hewan vertebrata yang memiliki kelenjar susu.

Order merupakan tingkatan takson di bawah class, yang digunakan untuk mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang lebih spesifik lagi. Contohnya, primata adalah order yang digunakan untuk mengelompokkan hewan mamalia yang memiliki otak yang berkembang dengan baik.

Family merupakan tingkatan takson di bawah order, yang digunakan untuk mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang lebih spesifik lagi. Contohnya, hominidae adalah family yang digunakan untuk mengelompokkan binatang primata yang termasuk dalam kelompok manusia.

Genus merupakan tingkatan takson di bawah family, yang digunakan untuk mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang sangat spesifik. Contohnya, homo adalah genus yang digunakan untuk mengelompokkan manusia modern.

Species merupakan tingkatan takson yang paling rendah, yang digunakan untuk mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang sangat spesifik dan unik. Contohnya, homo sapiens adalah spesies yang digunakan untuk mengelompokkan manusia modern.

Kingdom dalam Biologi Modern

Kingdom dalam biologi modern terdiri dari lima jenis, yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

Monera adalah kingdom yang terdiri dari makhluk hidup yang memiliki sel prokariotik. Makhluk hidup dalam kingdom Monera biasanya bersifat uniseluler dan dapat ditemukan di berbagai macam lingkungan.

Protista adalah kingdom yang terdiri dari makhluk hidup yang memiliki sel eukariotik. Makhluk hidup dalam kingdom Protista biasanya bersifat uniseluler atau multiseluler dan dapat ditemukan di lingkungan air dan tanah.

Fungi adalah kingdom yang terdiri dari makhluk hidup yang memiliki sel eukariotik. Makhluk hidup dalam kingdom Fungi biasanya bersifat multiseluler dan dapat ditemukan di lingkungan yang lembap.

Plantae adalah kingdom yang terdiri dari makhluk hidup yang memiliki sel eukariotik. Makhluk hidup dalam kingdom Plantae biasanya bersifat multiseluler dan dapat melakukan fotosintesis.

Animalia adalah kingdom yang terdiri dari makhluk hidup yang memiliki sel eukariotik. Makhluk hidup dalam kingdom Animalia biasanya bersifat multiseluler dan tidak dapat melakukan fotosintesis.

Contoh Identifikasi Makhluk Hidup Berdasarkan Sistem Klasifikasi

Sebagai contoh, kita akan mengidentifikasi seekor kucing berdasarkan sistem klasifikasi. Berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya, kucing dapat dikelompokkan sebagai berikut:

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Mammalia

Order: Carnivora

Family: Felidae

Genus: Felis

Species: Felis catus

Dari identifikasi di atas, dapat disimpulkan bahwa kucing termasuk dalam kingdom Animalia, phylum Chordata, class Mammalia, order Carnivora, family Felidae, genus Felis, dan species Felis catus.

Kesimpulan

Sistem klasifikasi dan kingdom dalam biologi modern sangat penting untuk memahami hubungan kekerabatan antar makhluk hidup. Dengan mempelajari sistem klasifikasi dan kingdom, kita dapat mengidentifikasi makhluk hidup dengan lebih mudah dan memahami ciri-ciri yang dimilikinya.

Tingkatan takson pada sistem klasifikasi juga memudahkan kita dalam mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya. Dalam biologi modern, terdapat lima jenis kingdom, yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

Contoh identifikasi makhluk hidup berdasarkan sistem klasifikasi juga dapat membantu kita dalam memahami cara mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya.

Dengan demikian, pemahaman tentang sistem klasifikasi dan kingdom dalam biologi modern sangat penting untuk mempelajari dan memahami makhluk hidup serta lingkungannya.